Perampokan di Louvre Museum: CCTV Disorot

by -719 Views
banner 468x60

Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di salah satu museum paling ikonik di dunia: Louvre Museum di Paris. Pada akhir pekan lalu, pencuri berhasil melakukan aksi pencurian kilat di mana perhiasan bersejarah senilai €88 juta atau sekitar Rp1,6 triliun berhasil dibawa kabur dalam waktu hanya tujuh menit.

Direktur museum, Laurence des Cars, mengungkap bahwa kendala utama dalam pengawasan adalah sistem CCTV luar ruangan yang tidak mencakup titik masuk pencuri, yaitu sebuah balkon yang dipanjat melalui truk pengangkat furnitur curian dan dibobol melalui jendela galeri. Alarm memang berfungsi, namun kamera yang dipasang hanya mengarah ke barat dan sama sekali tidak menangkap area balkon itu.

banner 336x280

Pada bagian koleksi yang disasar, terdapat mahkota milik Permaisuri Eugenie yang dilapisi lebih dari 1.300 berlian serta lebih dari 50 zamrud, yang rusak ketika diambil dari etalase. Selain itu, tiara, anting-anting dan kalung safir milik Ratu Marie-Amélie dan Ratu Hortense juga raib. Termasuk kalung zamrud dan berlian pemberian Napoleon I kepada istrinya.

Des Cars menyatakan meskipun pihak museum “sudah berupaya keras”, mereka gagal mencegah pencurian ini. Hal ini memicu pertanyaan serius mengenai standar keamanan di salah satu museum terbesar dunia. Pihak Louvre saat ini tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan prosedur keamanan luar ruangan.

Baca Juga: Situs Game Online Viral Lagi Bagi-Bagi Bonus, Ambil Disini MAPSTOTO

Insiden ini menjadi peringatan tajam bahwa bahkan institusi budaya kelas dunia pun rentan terhadap aksi kejahatan dengan persiapan matang. Para ahli menyebutkan bahwa jaringan keamanan museum harus selalu diperbarui dan diperkuat secara proaktif. Terlebih khususnya untuk melindungi artefak yang tak ternilai harganya.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.