Menteri Mu’ti Pastikan Soal TKA Dijamin Rahasia
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) saat ini dijamin kerahasiaannya tanpa membutuhkan kawalan polisi. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Persiapan Pelaksanaan TKA 2026 di Jakarta. Menurut Mu’ti, perubahan sistem membuat pengamanan soal lebih modern dan efektif.
Sistem Soal TKA Berbeda dengan Ujian Dulu
Mu’ti menjelaskan bahwa paket soal TKA berbeda antarpeserta. Artinya, setiap siswa memiliki soal dengan kode yang berbeda sehingga peluang kebocoran atau menyontek antarpeserta menjadi sangat kecil. Dengan sistem ini, maka pengawalan polisi seperti pada era Ujian Nasional tidak lagi diperlukan.
Pada masa lalu, soal ujian nasional disimpan di kantor polisi, disegel, lalu dikawal ketat sampai ke ruang ujian. Model itu kini tidak relevan karena sistem soal lebih aman secara digital dan individual.
Isu Bocoran Soal di Media Sosial
Sebelumnya, sempat beredar video siaran langsung peserta TKA di media sosial, terutama TikTok, yang menimbulkan kekhawatiran publik soal kemungkinan bocornya soal ujian. Namun, Mu’ti memastikan bahwa tidak ada bukti kebocoran soal TKA berdasarkan sistem paket soal yang berbeda antarpeserta.
Mu’ti menekankan bahwa keamanan soal dan objektivitas pelaksanaan TKA tetap menjadi prioritas Kemendikdasmen. Dengan sistem yang ada, pengamanan bisa dilakukan tanpa polisi.
TKA Tidak Sekadar Tes Akademik
Selain memastikan kerahasiaan soal, Mu’ti juga menjelaskan bahwa TKA bukan hanya tes akademik murni. TKA juga bertujuan membentuk karakter kejujuran siswa dan kesiapan mental menghadapi ujian. Menurutnya, mengerjakan soal dengan perasaan positif akan membantu siswa menyelesaikan tes lebih baik.
Mu’ti menyampaikan bahwa siswa harus didekati dengan suasana gembira saat mengerjakan soal agar tidak mengalami mental block. Hal ini penting agar proses tes berjalan lancar dan memberi hasil yang akurat.




