Kanselir Jerman Tegaskan Kedaulatan Ukraina Tak Bisa Ditawar

by -413 Views
banner 468x60

Pada Minggu (23/11), Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan bahwa kedaulatan Ukraina harus menjadi non-negotiable dalam semua rencana perdamaian yang tengah dibahas di Jenewa. Pernyataan ini disampaikan setelah diskusi intens antara penasihat keamanan nasional dari Amerika Serikat, Ukraina, dan negara-negara Eropa. Merz menekankan bahwa Eropa menghadapi ancaman serius terhadap sistem keamanannya, sekaligus mendukung Ukraina tanpa syarat.

Menurut Merz, beberapa poin dalam rencana 28-pasal yang diajukan oleh pihak luar — termasuk oleh Amerika Serikat — bisa dibicarakan. Namun, dia menolak poin-poin yang menurutnya mengorbankan integritas wilayah Ukraina atau membatasi kapasitas militer negara tersebut. “Kami bisa menyetujui beberapa hal, tetapi ada juga hal-hal yang tidak bisa kami sepakati,” ujarnya, sambil menegaskan solidaritas penuh Berlin dengan Kyiv.

banner 336x280

Pentingnya stabilitas keamanan Eropa menjadi salah satu alasan Jerman sangat vokal dalam perundingan ini. Merz mengingatkan bahwa perang di Ukraina telah mengguncang tatanan politik benua tersebut selama hampir empat tahun, termasuk melalui serangan terhadap infrastruktur kritis dan serangan siber.

Menanggapi tenggat waktu yang ditetapkan pihak tertentu untuk menyelesaikan perundingan, Merz menyatakan bahwa target tersebut terlalu ambisius dan “tidak realistis”. Meski begitu, dia percaya bahwa Eropa masih punya peranan kunci dalam merumuskan bagian-bagian kerangka perdamaian yang bisa diterima semua pihak. Dalam hal ini, Eropa berharap bisa memainkan peran menentukan terhadap bagian-bagian hasil kesepakatan, termasuk kepemilikan aset Rusia yang beku.

Baca Juga: Tempat Paling Enak Buat Cari Cuan VICTORYTOTO

Merz juga menyebut peran potensial Tiongkok sebagai faktor penting. Ia berharap Cina dapat memberikan tekanan terhadap Rusia untuk mencapai gencatan senjata. Ia juga menyebut pertemuan panjangnya dengan Perdana Menteri Cina Li Qiang sebagai langkah strategis menjelang kunjungan kenegaraan Jerman berikutnya. Dengan sikap tegas ini, Jerman memperlihatkan komitmennya untuk menjaga kedaulatan Ukraina tetap menjadi garis merah diplomasi. Sekaligus memainkan peran aktif dalam upaya perdamaian internasional yang adil dan berkelanjutan.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.