Bumil Makan Nanas dan Durian Picu Keguguran? Ini Fakta dari Obgyn
Banyak mitos beredar di masyarakat yang menyebut bahwa ibu hamil tidak boleh makan nanas dan durian. Karena kedua buah ini dianggap bisa memicu kontraksi hingga menyebabkan keguguran. Namun, menurut pakar Obstetri dan Ginekologi (Obgyn), keyakinan tersebut ternyata tidak benar secara medis dan termasuk dalam mitos yang cukup populer.
Menurut Obgyn yang dikutip dalam pemberitaan, tidak ada pantangan makanan secara spesifik. Yang mengatakan ibu hamil harus menghindari nanas atau durian demi mencegah keguguran. Keyakinan bahwa nanas atau durian bisa langsung menyebabkan kontraksi hingga keguguran belum didukung oleh bukti ilmiah.
Fakta dari Kandungan Buah Nanas dan Durian
Mitos soal buah nanas sering muncul karena buah ini mengandung enzim bromelain, yang menurut beberapa informasi tidak bersifat berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah normal. Faktanya, nanas yang matang mengandung sedikit sekali bromelain dan lebih banyak nutrisi positif bagi tubuh. Bahkan buah nanas disebut kaya vitamin C dan serat, yang baik untuk ibu hamil selama tidak dikonsumsi berlebihan.
Begitu pula durian, yang sering disebut membuat tubuh ‘kepanasan’ sehingga berpotensi membahayakan ibu hamil dan janin. Klaim ini sebenarnya tidak akurat secara ilmiah. Durian memiliki indeks glikemik tinggi, yang berarti buah ini kaya kalori dan gula, sehingga ibu hamil perlu mengontrol porsinya terutama jika memiliki risiko diabetes gestasional. Namun, durian tidak secara langsung menyebabkan kontraksi atau keguguran.
Pakar juga mengingatkan bahwa fokus utama ibu hamil dalam memilih makanan sebaiknya bukan pada mitos pantangan, tetapi pada pola makan yang sehat dan seimbang. Ini termasuk variasi makanan bergizi, cukup protein, vitamin, mineral, karbohidrat, serat, dan air putih yang cukup. Pola makan sehat bermanfaat untuk pertumbuhan janin dan kesehatan ibu sepanjang kehamilan.
Selain itu, konsumsi buah-buahan seperti nanas dan durian tetap boleh asal sesuai porsi yang sehat dan tidak berlebihan. Kelebihan konsumsi durian atau buah tinggi gula lain bisa berdampak pada berat badan ibu dan kestabilan gula darah, yang perlu dihindari.
Di sisi lain, mitos makanan ibu hamil seperti pantangan buah tertentu seringkali berasal dari budaya lokal atau pengalaman pribadi. Bukan berdasarkan riset medis. Untuk itu, ibu hamil disarankan untuk berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan atau dokter kandungan mengenai diet kehamilan yang tepat sesuai kondisi pribadi.
Kesimpulannya, makan nanas atau durian selama kehamilan tidak berbahaya apabila dalam jumlah wajar. Tidak ada bukti kuat bahwa kedua buah ini bisa memicu kontraksi atau menyebabkan keguguran. Yang lebih penting adalah menjaga pola makan seimbang dan kesehatan secara keseluruhan selama masa kehamilan.








